Tips Wireless Microphone agar Aman dan Nyaman Digunakan

Kursus Drum Di Jakarta Pusat

Pertanyaan Bagus Mengenai Cara Penggunaan Wireless Microphone Dengan Aman

Pertanyaan mengenai cara penggunaan wireless micropone sepertinya cukup banyak ditanyakan, jadi saya coba tampilkan disini pertanyaan dari seseorang yang saya pikir sangat baik untuk kita semua ketahui mengenai wireless microphone

Pertanyaan :

Kalau boleh tahu, microphone wireless yg baik itu seperti apa? Jika saya menggunakan wireless yang “bagus”, tetapi sering hilang sinyal, kira-kira apa yang salah, SDM atau systemnya? Mana yang lebih baik, memaksimalkan dana untuk pelatihan SDM agar berkualitas atau membeli system yang Ruaaaar biasa berkualitas?

Jawaban :
Pengalaman menggunakan Wireless Microphone(WM) dari yang teknologinya sederhana hingga yang teknologinya lebih mapan, permasalahan utama memang hilangnya sinyal, dimana penyebabnya antara lain adalah :

  1. Frekuensi bergeser (bisa dari pemancar atau penerimanya).
  2. Kalau problem no.1 mantap dan tidak geser, datang masalah baru bila microphone jauh dari penerima, yaitu arah pancar dan juga arah penerimaan. Pada WM yang saya pakai sekarang, merek tidak begitu keren, harga dibawah 2 juta, tapi teknologinya mengatasi kedua masalah diatas. Problem no. 1 diatasinya dengan PLL (Phase Lock Loop). Problem no.2 diatasinya dengan dua antenna A dan antenna B, kemudian merek yg lebih keren, (bagi saya terlalu mahal) ada teknologi ketiga namanya (remoset) yang diklaim oleh merek tsb sebagai penemuannya, dimana kerjanya bila ada gangguan frekuensi luar, umpamanya stasiun radio FM atau yang lain maka penerima bergeser frekuensi, sekaligus mengontrol transmiter(gagang microphone) untuk berpindah di frekuensi baru(agak futuristik teknologi ini bagi saya). merek ini juga menciptakan antenna booster (penguat dan pengarah penerimaan) untuk jarak-jarak yang lebih jauh.

Wireless Microphone

Jika kita ingin menggunakan microphone wireless, sebaiknya yang harus kita perhatikan adalah :

  1. Radio Frequency nya UHF, dan jangan memilih yang VHF. Kita bahas sedikit mengenai VHF dan UHF ini, VHF atau singkatan dari Very High Frequency, adalah frekuensi radio antara 30 MHz hingga 300 MHz, frekuensi ini baik untuk jarak dekat, namun masalah dengan frekuensi ini adalah sangat banyak penggunanya, sehingga saling tumpang tindih, dan bisa saja frekuensi kita tercampuri oleh frekuensi yang lain, ngga lucu kan kalau tiba-tiba di speaker kita keluar suara orang lain, karena ada orang lain yang menggunakan frekuensi yang berdekatan dengan yang kita gunakan. Sementara UHF, atau singkatan dari Ultra High Frequency adalah frekuensi yang mempunyai rentang dari 300 Mhz hingga 3 Ghz, dengan rentang seluas itu maka kita akan sedikit mengalami kemungkinan tumpang tindih dengan frekuensi orang lain yang kebetulan sama. Jadi kelebihan dari UHF dibandingkan dengan VHF adalah lebih kecil kemungkinan terjadi interferensi, jalur lalu lintas radio yang menggunakannya juga lebih sedikit, juga UHF memberikan range dinamika yang lebih besar ketimbang VHF.
  2. Diversity antenna system

Wireless Microphone Sudah Bagus, Namun Sinyal Sering Hilang

Bila pertanyaannya adalah kalau wirelessnya sudah bagus tetapi sinyalnya sering hilang, maka bisa disebabkan oleh :

  1. Bisa karena peletakkan receiver yang terlalu jauh atau terhalang medium atau terdapat banyak peralatan electronic yang menyebabkan terjadinya interferensi frekuensi radio disekitar receiver sehingga mengganggu receiver dalam menerima signal RF
  2. Bisa karena frekuensinya terinterferensi oleh peralatan wireless yg lain yang menggunakan frekuensi yang sama
  3. Terlalu banyak antenna wireless yang digunakan

Solusi :

  1. Letakkan receiver sedekat mungkin dgn transmitter nya
  2. Beri jarak pada antenna di receiver (diversity antenna)
  3. Gunakan Wireless Antenna Distributor bila menggunakan wireless dalam jumlah cukup banyak.
  4. Gunakan RF spectrum analyzer untuk mengetahui frekuensi berapa yang sudah digunakan dan frekuensi berapa yang masih kosong
  5. Jangan lupa mengganti battery dengan yang baru

Namun menurut saya sebelum berpikir menggunakan wireless, sebisa mungkin menggunakan microphone yang menggunakan kabel karena wireless banyak mengundang masalah.

catatan kecil mengenai wireless microphone :

PLL merupakan rangkaian elektronik yang menjamin pemancar memancarkan signal pada frekuensi dimaksud tanpa bergeser.. gitu aja. Dalam hal WM yang kita pakai sehari hari, umpama freq UHF nya = 453mhz(453000000hertz) berkat rangkaian PLL hasil akhir/output frekeunsi pancarnya terkunci di angka itu, meski tegangan baterenya menurun sekalipun. Pada Microphone Wireless sederhana yang tanpa PLL , batere lemot atau nilai komponen elektroniknya berubah karena suhu.. Frekuensinya berjalan dari 453000000hertz turun ke 452987654hertz dan seterusnya, atau bergeser naik, bisa terjadi. resiko ewes.. ewes.. tinggal nunggu waktu aja dimarahin sama tuan hajat.

About these ads

3 thoughts on “Tips Wireless Microphone agar Aman dan Nyaman Digunakan

  1. Ridho

    di kantor saya pake merek china baomic BM 8034A selama ini baik2 saja. 2 hari ini suara tiba2 hilang. sudah autoscan sy tidak mengerti bisa dikasi masukan? thx

    Reply
  2. raul ignatius

    Siang pak,
    Saya punya mic wireles shure pgx4, salah satu mic nya rusak krn tombol on/off nya tidak bisa hidup padahal sudah ganti batere, bisa bantu solusinya pak?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s